Air Susu Ibu (ASI)

Air susu ibu - Kedokteran dan Kesehatan. Tulisan ini akan merangkum hal-hal penting seputar air susu ibu. Tulisan daapat dikonsumsi oleh tenaga medis dan masyarakat awam. Bila pembaca menemukan kata atau kalimat yang berwarna merah maka itu adalah sebuah tautan yang dapat di klik untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.

Review Air Susu Ibu / ASI

Definisi dan Pengertian ASI

Pengertian air Susu Ibu atau ASI adalah suatu cairan yang dihasilkan oleh kelenjar susu (payudara) yang merupakan makanan alamiah untuk bayi. Ini merupakan susu terbaik yang kaya akan nutrisi dan gizi yang diproduksi sejak masa kehamilan. ASI  adalah makanan yang sempurna dan yang paling baik bagi bayi, khususnya bayi usia 0-6 bulan.

Air Susu Ibu ASI
gambar ibu menyusui

Definisi dan Pengertian ASI Eksklusif

Lantas apa pula pengertian ASI eksklusif itu? ASI eksklusif adalah proses pemberian ASI tanpa makanan dan minuman lainnya (termasuk air putih) kepada bayi selama 6 bulan. Pemberian ASI eksklusif dapat dilakukan secara langsung ataupun tidak langsung. Secara langsung maksudnya adalah sang ibu langsung menyusui buah hatinya, sedangkan tidak langsung adalah sang ibu memompa dahulu ASI nya sebelum diberikan kepada bayinya.

Baca juga topik terkait:

Jenis-Jenis ASI dan Kandungan nya

ASI yang dihasilkan oleh seorang ibu yang menyusui terdiri dari 3 jenis, antara lain:
1. Kolostrum
Kolostrum adalah cairan kekuning-kuningan yang dihasilkan pada kisaran hari pertama hingga hari keempat yang memiliki kandungan protein dan zat anti-infeksi yang tinggi sehingga dapat berperan sebagai penyuplai gizi dan pelindung bayi baru lahir.
👍 Baca juga manfaat kolostrum bagi bayi : Kolostrum

2. ASI peralihan (Transitional breast milk)
ASI peralihan adalah air susu ibu yang diproduksi setelah kolostrum. Kisaran waktunya sekitar 8 sampai 20 hari. ASA jenis ini mengandung kadar lemak, laktosa, dan vitamin larut dalam air yang tinggi; Sementara jumlah kadar protein dan mineralnya lebih rendah dari kolostrum.

3. ASI matang (mature breast milk)
ASI matang adalah air susu ibu yang dihasilkan pada hari ke-21 dan seterusnya. ASI jenis ini memiliki kandungan 90 persen air yang berguna dalam hidrasi bayi , dan 10 persen sisanya adalah karbohidrat, protein, dan lemak yang diperlukan dalam pertumbuhan dan perkembangan bayi.

Terdapat dua jenis ASI matang, yaitu foremilk dan hindmilk. Foremilk adalah ASI yang diproduksi pada waktu awal menyusui yang memiliki kandungan protein, laktosa, nutrisi lainnya yang tinggi, akan tetapi kandungan lemaknya lebih rendah. Komposisi foremilk lebih encer dari hindmilk. Sementara itu, hindmilk adalah ASI yang dihasilkan pada waktu akhir periode menyusui yang memiliki kandungan lemak yang tinggi.

Komposisi dan Kandungan ASI

Seperti kita ketahui sebelumnya bahwa ASI merupakan sumber makanan yang ideal dan paling seimbang untuk bayi. Hal ini karena zat gizi yang terkandung di dalamnya sesuai dengan kebutuhan bayi. Apa saja kandungan ASI tersebut? Mari kita simak penjelasannya di bawah ini.

Kandungan Nutrisi ASI

1. Lemak
Lemak adalah sumber kalori utama yang ada dalam ASI. Lemak yang terkandung dalam ASI sangat mudah diserap oleh bayi. Asam lemak esensial yang terkandung dalam ASI akan membentuk asam lemak tidak jenuh rantai panjang decosahexaenoic acid (DHA) dan arachidoic acid (AA) yang sangat berperan dalam pertumbuhan dan perkembangan otak bayi.

2. Karbohidrat
Laktosa adalah jenis karbohidrat utama yang ada dalam ASI. Ini sangat berguna dalam peningkatan penyerapan kalsium dan merangsang pertumbuhan lactobacillus bifidus.

3. Protein
Protein yang ditemukan dalam ASI adalah whey, kasein, sistin, dan juga taurin. Sistin dan taurin ialah suatu asam amino yang tidak akan dijumpai pada susu sapi. Sistin berguna dalam pertumbuhan somatik sementara taurin bermanfaat dalam pertumbuhan bayi.

4. Garam dan Mineral
Kandungan garam dan juga mineral dalam ASI relatif lebih rendah. Hal ini dikarenakan ginjal bayi belum bisa membuat konsentrasi urin dengan baik. Kandungan garam dan mineral dalam ASI antara lain: kalsium, kalium, natrium, tembaga, zat besi, serta mangan.

5. Vitamin
Vitamin yang terdapat dalam ASI antara lain adalah vitamin D, E, dan juga K.

Untuk perbedaan komposisi dan kandungan ASI dengan susu formula akan kita bahas di artikel yang lain.

Kandungan Zat Protektif ASI

Beberapa zat di dalam ASI yang memberikan efek perlindungan kepada bayi, yaitu:
1. Faktor bifidus
Bakteri Lactobacillus bifidus akan mengubah laktosa menjadi asam laktak dan juga asam asetat. Ini akan membuat saluran pencernaan bayi menjadi lebih asam sehingga akan memberikan hambatan pada pertumbihan mikroorganisme terutama yang bersifat patogen.

2. Laktoferin
Laktoferin akan berikatan dengan zat besi dan nantinya akan memberikan hambatan pada pertumbuhan kuman spesifik seperti E.coli dan juga dapat menghambat pertumbuhan jamur terutama kandida.

3. Lisozim
Lisozim berperan dalam perlindungan terhadap bakteri patogen yang mengakibatkan penyakit diare.

4. Komplemen C3 dan C4
Komplemen C3 dan C4 ini akan berperan sebagai daya opsonik, anafilaktoksik, dan kemotaktik.

5. Faktor antistreptokokus
Faktor ini akan memberikan perlindungan kepada bayi terhadap infeksi kuman streptokokus.

6. Antibodi
Antibodi yang ada dalam ASI akan bertahan dalam sistem pencernaan bayi. Antibodi ini akan melapisi mukosa usus bayi sehingga bakteri patogen dan enterovirus sukar menembus mukosa usus bayi.

7. Imunitas seluler
Imunitas seluler berperan dalam membunuh dan memfagosit mikroorganisme, pembentukan C3 dan C4, lisozim, dan juga laktoferin.

8. Tidak menimbulkan reaksi alergi
Sistem Ig E pada bayi masih belum sempurna. Oleh karena itu, pemberian susu formula justru akan merangsang aktivasi sistem Ig E yang dapat menimbulkan reaksi alergi. Risiko penyakit alergi di kemudian hari akan menjadi lebih tinggi.

Manfaat Pemberian ASI
Manfaat pemberian ASI tidak hanya untuk bayi. Pemberian ASI juga bermanfaat untuk ibu, keluarga dan negara. Manfaat yang dirasakan seperti manfaat kesehatan, kecerdasan, dan emosional bayi; manfaat kesehatan dan pencegahan pada ibu; manfaat penghematan anggaran kesehatan pada keluarga; serta manfaat kualitas generasi penerus bangsa.

Untuk selengkapnya tentang manfaat pemberian ASI bagi bayi, ibu, keluarga, dan negara ini silahkan baca pada tautan di bawah ini:

Belum ada Komentar untuk "Air Susu Ibu (ASI)"

Posting Komentar

Klik tulisan subscribe berwarna merah ini: SUBSCRIBE
terlebih dahulu sebelum membuat komentar.

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel