Pandangan Medis Tentang Kedutan Mata Kiri Atas dan Bawah - KLIK INSTAL
Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Pandangan Medis Tentang Kedutan Mata Kiri Atas dan Bawah

Banyak orang beranggapan dan memiliki firasat mata kiri atas kedutan maka sebentar lagi akan memperoleh rezeki yang banyak atau pertanda akan menangis. Selain itu, ada juga arti kedutan mata kiri bawah adalah ada seseorang yang sedang rindu kepada Anda. Banyak lagi anggapan sejenis yang beredar di masyarakat.

arti-kedutan-mata-kiri-bawah
ilustrasi kedutan mata kiri bawah dan atas atau begitu sebaliknya

Primbon mata kiri atas kedutan katanya. Terlepas dari itu semua, kami hanya akan membahas hal ini dari sisi medisnya saja. Apa sebenarnya kedutan pada mata kiri atas dan bawah ini dan apakah akan menimbulkan bahaya dari segi kedokteran? Yuk, disimak baik-baik.

Apa dan Bagaimana Mata Kiri Atas Kedutan Itu?

Apa sebenarnya yang terjadi dan arti kelopak mata kiri atas kedutan ini? Pernahkah Anda mengalaminya? Bagi yang belum tau, bahwa ini adalah suatu keadaan dimana terjadi rasa berdenyut-denyut atau bergetar-getar pada area kelopak mata bagian atas dan/ atau bawah hingga area alis mata. Denyutan dan getaran ini muncul secara berulang-ulang. Biasanya yang paling sering terjadi di area mata kiri atas atau sebaliknya di mata kanan atas dan sangat jarang terjadi pada kedua-duanya.

Perlu Anda pahami bahwasanya di dalam dunia kedokteran arti kelopak mata kiri atas kedutan ini disebut dengan orbikulari miokimia. Ini adalah suatu sensasi yang dirasakan seperti denyutan dan getaran yang timbul sebagai akibat dari peregangan dan kejang pada saraf kelopak mata bagian atas ataupun bawah.

Jadi, apa sama apa arti kedutan mata kiri bawah juga? Ya, sebenarnya orbikulari miokimia ini bukan hanya mata kiri atas saja, ini juga sama dengan arti kedutan mata kiri bawah dan mata pada sisi satunya juga. 

Mata kedutan ini pada umumnya tidak mencetuskan rasa nyeri dan jarang sekali berbahaya. Namun, beberapa orang sering terganggu jika mengalami denyutan yang lebih kuat. Bahkan ada denyutan yang sampai menutup dan membuka kelopak mata.

Penyebab Kedutan Mata Kiri Atas Yang Normal

Sebenarnya mata kiri atas kedutan artinya apa dan apa saja penyebabnya? Telah disebutkan di atas apa makna mata kiri atas kedutan. Ini merupakan suatu keadaan yang disebabkan oleh peregangan dan kejang pada saraf mata.

Nah, ternyata gangguan saraf ini disebabkan oleh hal-hal yang sifatnya tidak berbahaya dan ada juga yang berbahaya. Beberapa hal yang normal yang dapat menyebabkan kedutan pada mata ini, antara lain:

1. Keletihan dan Kurang Tidur
Mata yang telah bekerja seharian penuh dan kurang istirahat akan menyebabkannya kelelahan. Porsi dan waktu istirahat mata yang tidak teratur juga dapat mengakibatkan mata letih. Selain menimbulkan mata bengkak dan kantung mata, kondisi ini juga dapat menimbulkan mata kedutan.

Penyebab mata kedutan ini adalah gangguan fungsi saraf dan koordinasi otot-otot di sekitar mata akibat kelelahan. Seringkali timbul gerakan denyut involunter karena telah terjadi gangguan metabolisme di sel saraf dan otot karena keletihan.

2. Konsumsi Kafein
Perlu Anda ketahui bahwa kafein tidak hanya terdapat pada kopi. Banyak jenis makanan dan minuman lain yang juga memiliki komposisi kafein meskipun tidak sebanyak pada kopi, misalnya teh, cokelat, dan berbagai minuman berenergi. Makanan dan minuman seperti ini akan membuat seseorang tetap dalam keadaan waspada dan bertenaga.

Kafein yang dikonsumsi dan masuk ke dalam tubuh akan merangsang sistem saraf pusat yaitu otak. Beberapa waktu ke depan rasa kantuk akan berkurang dan akan menjadi lebih produktif. Kafein yang diminum juga akan berimbas kepada sel-sel otot. Sel-sel otot jantung misalnya akan bekerja lebih keras mengalirkan darah ke seluruh tubuh. Proses ini juga yang menjadi salah satu penyebab seseorang menjadi lebih bertenaga dan selalu waspada.

Selain otot jantung, otot di sekitar mata juga terkena imbasnya. Dampak yang diterima akan berbeda pada setiap individu tergantung karakteristik sel-sel otot sekitar matanya. Pada suatu saat otot yang dipaksa untuk terus bekerja akan mengalami tegang dan kejang sehingga menimbulkan gejala mata berkedut.

3. Merokok dan Konsumsi Minuman Beralkohol
Hampir sama seperti kafein, minuman yang mengandung alkohol dan asap rokok yang mengandung ribuan zat kimia akan memberikan pengaruh pada saraf kelopak mata. Kedua gaya hidup tidak sehat ini sangat mendatangkan keburukan pada mata. mata berkedut hanyalah gejala ringan yang timbul dari sekian banyak komplikasi yang lebih berbahaya.

4. Terlalu Lama Melihat Gawai
Sebenarnya intinya adalah bahwasanya mata yang terlalu lama dalam kondisi fokus pada suatu objek atau titik akan membuat otot-otot di sekita mata mudah kelelahan. Namun, pada zaman ini banyak fokus orang-orang tertuju pada gawai (gadget). Selain komplikasi mata kering, terlalu lama mata difokuskan akan membuat gangguan saraf dan otot yang menimbulkan miokimia.

5. Pemakaian Jenis Obat Tertentu
Penyebab munculnya miokimia lainnya adalah dikarenakan pemakaian golongan obat-obat tertentu. Beberapa obat misalnya obat anti-epileptik dan anti-psikotik bisa memberikan dampak pada sel saraf dan otot. Oleh karena itu, tidak jarang kita melihat beberapa pasien yang mengalami tremor (khususnya pada bagian tangan) sebagai akibat dari ketegangan otot dan saraf karena penggunaan obat anti epilepsi dan anti psikosis.

Demikian pula terjadi pada otot yang lebih kecil yang berada pada sekitar mata. Otot-otot ini juga dapat memubculkan gejala tersebut. Derajat tremor yang terjadi bergantung pada kondisi medis dan keadaan otot dan saraf orang tersebut.

Selain itu, ada juga obat lain yang dapat mencetuskan gejala mata berkedut ini yaitu obat diuretik. Obat diuretik adalah obat yang digunakan pada orang-orang yang pada tubuhnya terjadi penumpukan cairan. Penggunaan obat ini merupakan suatu indikasi. Namun, obat diuretik (terutama diuretik keras) selain mengeluarkan kelebihan cairan juga membuang magnesium yang berada di dalam darah.

Mereka yang menggunakan obat diuretik tanpa kontrol yang baik maka cendrung mengalami kondisi hipomagnesiumia, yaitu suatu keadaan dimana kadar magnesium di dalam darah rendah. Perlu Anda ketahui bahwasanya magnesium sangat penting untuk mendukung kinerja saraf dan otot. Mereka yang berada dalam kondisi hipomagnesiumia akan mengalami gangguan fungsi saraf dan otot yang berkemungkinan menimbulkan miokimia.

Bagaimana Bila Mata Kiri Atas Kedutan Berhari hari Tidak Kunjung Sembuh?

Selain disebabkan oleh hal-hal yang sifatnya aman seperti dijelaskan di atas, ternyata ada juga beberapa hal penyakit berbahaya yang menunjukkan gejala mata berkedut ini. Anda perlu memahami  beberapa kondisi penyakit di bawah ini bilamana mengalami kelopak mata kiri atas kedutan terus menerus, antara lain:

1. Penyakit Blepharospasm
Salah satu arti mata kiri atas kedutan terus menerus ialah penyakit blepharospasm. Ini berasal dari dua kata latin yaitu blephar dan spasm. Blephar berarti kelopak mata sementara spasm memiliki arti kontraksi. Oleh karena itu, penyakit blepharospasm adalah suatu penyakit dimana terjadi  kontraksi otot-otot kelopak mata yang bersift abnormal.

Penyakit ini adalah suatu keadaan medis yang langka. Pada mulanya kedutan berasal dari kelopak mata yang lama-kelamaan akan berlanjut ke bagian mata dan mata sisi satunya bila tidak diterapi dengan baik. Kejadian kedutan dapat berlangsung selama berjam-jam dengan frekuensi yang cukup sering.

Penyebab pasti dari penyakit ini masih menjadi tanda tanya. Namun, kebanyakan ahli setuju kondisi ini dikarenakan adanya gangguan pada bagian ganglia basal otak. Bagian ini merupakan area yang mengatur fungsi-fungsi motorik dan mencegah gerakan-gerakan yang sifatnya tidak menentu (involunter).

Berikut ini berbagai tanda gejala blefarospasm yang perlu diketahui dan dipahami, antara lain:

  • tanda-tanda mata kiri atas kedutan dan juga bawah dan sisi mata yang lainnya.
  • Pasien sering terlihat berkedip-kedip.
  • Pasien seringkali menunjukkan gejala fotophobia, yaitu suatu keadaan dimana mata sangat sensitif terhadap cahaya yang sifatnya terang.
  • Pencetus kedutan yang sering adalah stress, rasa cemas, dan khawatir.
  • Saraf dan otot mata dapat menegang selama lebih dari 1 jam.
  • Pada kasus dengan derajat yang parah, pasien tidak bisa membuka matanya.
  • Seringkali pasien merasakan firasat kelopak mata kiri atas kedutan atau sebaliknya diikuti sensasi denyutan dan getaran yang dirasakan oleh pasien menjalar ke area pipi, rahang, mulut, dan leher.

2. Hemifacial Spasm
Berbeda dengan blepharospasm, penyakit hemifisial spasm ini bukan dikarenakan adanya kerusakan pada struktur ganglia basal otak. Penyakit ini lebih disebabkan oleh adanya proses iritasi atau peradangan pada saraf wajah. Salah satu penyebabnya adalah pembesaran pembuluh darah yang memberi penekanan pada saraf di bagian wajah.

Beberapa gejala dan tanda penyakit hemificial spasm ini adalah:

  • Kekejangan dan ketegangan otot mata terjadi pada salah satu mata.
  • Saat kedutan mata terjadi, terdapat juga kelemahat otot-otot di sekitar wajah yang ikut terjadi.
  • Kedutan sering muncul pada daerah yang sama.
  • Sering terdengar bunyi suara "klik" di bagian telinga sisi otot yang tegang.
  • Kedutan dapat berlangsung mulai dari hitungan hari hingga bulanan atau bahkan tahunan. Hal ini tergantung pada kondisi penekanan saraf wajah.

3. Penyakit Bell's Palsy
Ini adalah suatu kondisi medis dimana terjadi kelumpuhan pada saraf wajah sebagai akibat dari trauma, kerusakan, atau peradangan. Penyakit ini bukanlah gejala stroke dan tidak ada hubungannya dengan stroke sama sekali.
mata-kiri-atas-kedutan-pada-bells-palsy
gambar ilustrasi penyakit Bell's palsy

Otot saraf wajah ini normalnya berfungsi dalam pengontrolan kedipan mata, raut wajah, dan penghantar berbagai impuls untuk kelenjar air mata, air liur, otot di sekitar telinga, dan lidah. Bila terjadi peradangan pada cabang saraf maka akan menimbulkan gangguan fungsi, termasuk timbulnya gerakan involunter pada otot-otot wajah yang miri gejalanya dengan miokimia.

Berbagai tanda dan gejala dari penyakit Bell's palsy ini adalah:

  • Kelumpuhan hanya pada satu sisi wajah.
  • Kelopak mata sulit digerakkkan untuk membuka atau menutup.
  • Timbul kedutan pada mata kiri atas atau pada mata kanan atas.
  • Mulut dan mata mudah menjadi kering karena sering terpapar udara (tidak bisa menutup mulut dan mata dengan sempurna).
  • Dapat muncul suara bising yang ringan hingga kuat pada telinga di sisi area wajah yang terkena.
  • Mudah mengalami pusing karena lebih sensitif terhadap rangsangan suara.
  • Dapat timbul rasa nyeri di area sekitar rahang dan bagian belakang telinga.

4. Distonia
Distonia adalah suatu keadaan abnormalitas kontraksi otot yang mengakibatkan timbulnya gerakan berulang dari anggota tubuh. Keadaan ini terjadi pada salah satu otot, bagian otot, ataupun otot-otot di seluruh bagian tubuh.

Adapun gejala dan dan tanda distonia yaitu:

  • Nyeri kram pada kaki (distonia otot kaki).
  • Mata berkedut-kedut atau sampai berkedip-kedip (distonia otot sekitar mata). Bagian alis mata kiri atas kedutan juga pada bagian yang bawah dan pada mata sebelah kanan kiri bawah dan atas.
  • Sulit untuk berbicara (distonia otot sekitar mulut).
  • Tremor dan gemetar.

5. Sklerosis Multipel (Multiple sclerosis)
Multiple sclerosis adalah suatu penyakit yang memberikan pengaruh pada sistem saraf sentral dan sumsum tulang belakang. Akibat gangguan ini muncul gejala yang berupa gangguan penglihatan, gangguan keseimbangan, kemunculan sensasi aneh pada bagian tubuh yang menjadi kemiripan dengan miokimia.

Pengobatan Mata Kiri Bawah dan Atas Karena Penyakit

Untuk kedutan mata yang disebabkan oleh penyakit maka Anda tidak bolh menyepelekannya.  Hal ini terutama bila kedutan dirasakan lebih lama, lebih sering, atau diikuti gejala lain yang sering memberikan gangguan terhadap kegiatan sehari-hari. Tindakan yang tepat adalah segera berkonsultasi dengan dokter.

Adapun beberapa hal yang dilakukan oleh dokter pada kedutan yang disebabkan penyakit, antara lain:

1. Pengobatan Bleopharospasm

  • Injeksi botox (toksin botulinum). Ini adalah obat yang bertujuan untuk melemahkan otot dan meredakan kejang. Penyuntikan dilaksanakan setiap 3 bulan secara kontinu.
  • Pemberian obat-obatan yang memiliki prinsip kerja menghambat sinyal-sinyal motorik yang terlalu berlebihan di jaras-jaras saraf otak.
  • Operasi mioektomi, yaitu mengangkat sebagian atau keseluruhan otot-otot yang terlibat dalam timbulnya bleopharospasm.

2. Pengobatan Hemifacial Spasm

  • Suntikan toksin botulinum untuk terapi anti kejang.
  • Prosedur operasi dekompresi mikrovaskular yang bertujuan untuk menanam spon kecil di bagian saraf yang tertekan.
  • Pemberian salep antibiotik dan steroid untuk membantu mengurangi proses peradangan di sekitar mata pada kasus kedutan mata ringan.

3. Pengobatan Bell's Palsy

  • Rekomendasi obat antivirus acyclovir dan anti radang steroid untuk mengurangi proses infeksi dan sensasi kedutan mata.
  • Pemberian obat anti nyeri seperti ibuprofen pada kasus yang menimbulkan nyeri sedang hingga hebat.
  • Menjaga mata agar tidak mudah kering dengan obat tetes mata buatan.
  • Prosedur operasi dekompresi untuk meringankan tekanan pada saraf wajah.

4. Pengobatan Distonia

  • Injeksi toksin botulinum untuk kejang otot akibat kontraksi yang berlebihan.
  • Pemberian obat-obatan anti-kolinergik, perangsang GABA-nergik dan dopaminergik untuk meringankan tanda dan gejala distonia.
  • Tindakan operasi pada area talamus, globus palidus, atau bagian pusat yang lain di area otak.
  • Perawatan fisik untuk mengurangi gejala kesulitan berbicara, bergerak, dan mengontrol postur tubuh.

5. Pengobatan Multiple Sklerosis
Anda harus memahami bahwa penyakit sklerosis multipel ini tidak ada obatnya. Namun, ada beberapa cara terapi yang bertujuan untuk meringankan gejala penyakit, antara lain:

  • Konsumsi obat-obatan yang mengurangi proses kerusakan saraf, misalnya mitoxantrone, teriflunomide, atau Interferon beta.
  • Pemberian injeksi toksin botulinum untuk membantu otot lebih tenang.
  • Terapi fisik untk melatih kekuatan dan keseimbangan tubuh.
  • Mengikuti olahraga atau hal-hal yang membuat stres terkontrol dan kecemasan hilang.

Tips Meredakan Kedutan Mata

Selain berbagai macam pengobatan yang dapat diberikan oleh dokter terhadap penyakit yang menimbulkan gejala miokimia yang telah dijelaskan di atas, ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan secara sederhana untuk membantu meringankan dan mencegah agar kedutan mata jarang atau tidak muncul, antara lain:

1. Kompres Mata

  • Lakukan kompres air hangat setiap malam ketika hendak tidur
  • Kompres pada bagian mata yang sering mengalami kedutan.
  • Kompres selama 10 menit tiap kali.
  • Ganti dengan kompres dingin bila tidak ada pengurangan derajat kedutan.

2. Terapi Akupuntur atau Pijat
Terapi akupuntur harus dilakukan oleh orang yang ahli tentang hal tersebut. Namun, untuk pijatan maka Anda dapat melakukannya secara mandiri di rumah. Pijatlah area di sekitar mata dengan gerakan memutar. Pijatlah dengan lembut dimulai dari alis mata lalu bergerak ke sisi bagian luar dilanjutkan ke bagian bawah mata kemudian sisi dalam lalu kembali lagi ke alis mata. Hal ini akan membantu otot-otot di sekitar mata menjadi lebih rileks.

3. Kurangi konsumsi makanan dan minuman yang mengandung alkohol dan kafein
Banyak orang yang merasa ketergantungan dengan minuman yang mengandung kafein. Sebenarnya minuman jenis ini dapat diganti dengan air tonik (atau air kelapa yang didapat dengan mudah sehari-hari). Selain minuman ini mengandung ion yang berguna untuk menjaga keseimbangan tubuh juga mengandung quinin yang dianggap dapat membantu melemaskan otot-otot yang tegang.

4. Menerapkan Pola Tidur Yang Sehat
Cobalah untuk selalu memberikan waktu istirahat untuk mata. Percepat waktu tidur Anda sehingga memberikan mata waktu lebih untuk melakukan relaksasi dari ketegangan selama seharian penuh. Hilangnya gejala mata kiri atas kedutan tandanya apa yang Anda lakukan adalah benar.

5. Sauna Wajah
Sauna wajah akan membuka pori-pori wajah dan membantu hidrasi wajah. Hal ini akan menjaga kesehatan sel-sel saraf dan otot di dalamnya. Selain itu, sauna wajah ini memunculkan perasaan tenang dan rileks. Anda dapat menambahkan minyak kayu putih, mawar, atau lavender untuk memunculkan aromaterapi yang juga berguna untuk melemaskan otot-otot yang tegang.

Nah, itu tadi pembahasan apa arti mata kiri atas kedutan berhari hari atau hanya suatu waktu saja dari sisi dunia medis. Selain itu dibahas juga tentang agen penyebab kenapa mata kiri atas kedutan baik dari hal yang wajar hingga berbahaya. Cara pengobatan dapat dilakukan oleh diri sendiri bila derajat kedutan masih ringan dan disarankan untuk konsul ke dokter bila gejala dirasakan parah. Blog ini membahas aspek kedokterannya dan bukan mengarah kepada makna primbon mata kiri atas kedutan. Semoga bermanfaat!
Dr. Zuhdy
Dr. Zuhdy Aktif sebagai dokter umum di dunia nyata dan senang membagikan informasi kesehatan di dunia maya. Gabung Fans Page FB kami: Kedokteran dan Kesehatan

Post a Comment for "Pandangan Medis Tentang Kedutan Mata Kiri Atas dan Bawah"

<script async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js?client=ca-pub-2631650870646061" crossorigin="anonymous"></script> <!-- Iklan --> <ins class="adsbygoogle" style="display:block" data-ad-client="ca-pub-2631650870646061" data-ad-slot="9511910312" data-ad-format="auto" data-full-width-responsive="true"></ins> <script> (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({}); </script>