Perbedaan Obat Natrium Diklofenak dan Kalium Diklofenak - KLIK INSTAL
Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Perbedaan Obat Natrium Diklofenak dan Kalium Diklofenak

Perbedaan natrium diklofenak dan kalium diklofenak - Di tempat-tempat praktek kesehatan banyak beredar obat penghilang rasa nyeri termasuk obat natrium diklofenak dan kalium diklofenak. Mari kita bahas di sini tentang perbedaan obat natrium diklofenak dan kalium diklofenak. Yuk disimak!

Kenali obat Natrium Diklofenak di tautan di bawah ini:
👍 Obat Natrium Diklofenak

perbedaan sodium diklofenak dan potasium diklofenak
obat kalium diklofenak

Memahami Perbedaan Obat Natrium Diklofenak dan Kalium Diklofenak

Sebelum kita bahas lebih lanjut ada baiknya kita memberikan pencerahan. Nama lain natrium diklofenak adalah sodium diclofenac (bahasa Inggrisnya) dan kalium diklofenak ialah potassium diclofenac. Ini perlu disampaikan karena masih banyak pembaca yang bingung tentang ini.

Lantas Apa Perbedaan Natrium dan Kalium Itu?

Kalau untuk hal ini bukan di sini pembahasannya. Oleh karena beda antara natrium dan kalium itu lebih kepada pembahasan kimia. Kami cantumkan tautan tentang hal itu bila Anda ingin mengetahui lebih lanjut.
👍 Perbedaan Antara Natrium dan Kalium

Mari kita lanjutkan!

Natrium Diklofenak vs Kalium Diklofenak

Potassium diclofenac dan sodium diclofenac ialah obat golongan anti inflamasi non-steroid (AINS). Kedua obat ini merupakan AINS yang digolongkan dalam bentuk diklofenak. Bermacam obat-obatan golongan AINS telah dikenal luas di ranah kedokteran. Obat-obatan golongan ini biasanya digunakan sebagai obat anti-inflamasi, analgetik, dan antipiretik. Obat yang tergolong dalam turunan diklofenak saat ini dianggap lebih aman dan dapat bereaksi lebih cepat bila dibandingkan dengan obat ibuprofen serta juga aktif lebih lama di dalam tubuh dibandingkan dengan parasetamol.

Golongan diklofenak merupakan COX-inhibitor nonselektif. Golongan ini bekerja dengan cara menghambat enzim siklooksigenase (COX). Enzim siklooksigenase ini mempunyai peran dalam produksi sejumlah zat-zat kimia pada tubuh, termasuk prostaglandin. Nah, prostaglandin ini dihaasilkan oleh tubuh sebagai suatu respon karena cedera tubuh, sehingga tubuh merasakan nyeri karena se saraf menjadi lebih sensitif.

Ada dua macam obat yang tergolong dalam golongan diklofenak ini, yaitu Kalium diklofenak dan sodium diclofenac. Perbedaan antara keduanya ialah garam kalium yang ada pada kalium diklofenak lebih mudah larut dlam air bila dibandingkan dengan garam natrium pada sodium diclofenac. Oleh karena hal ini, potassium diclofenac lebih cepat diabsorbsi bila dibandingkan dengan sodium diclofenac. Hal ini sangat berdampak pada penggunaannya secara klinis. Pada keadaan akut dan nyeri yang agak berat dianjurkan menggunakan obat potassium diclofenac dari pada sodium dicelofenac.

Proses absorpsi obat dimulai segera setelah obat dikonsumsi. Biasanya rasa nyeri berkurang dalam 15-30 menit. Obat potassium diclofenac dilepaskan dengan cepat dalam aliran darah untuk mengurangi rasa nyeri secara lebih cepat. Sebahagian obat golongan diklofenak dimetabolisme di hepar. Lebih kurang 60% (sebanyak 1% obat masih dlam bentuk aktif) akan diekskresikan via urin. Bahagian sisanya akan dieliminasi dalam bentuk metabolit via empedu dan di dalam feses.

Diklofenak bisa masuk ke dalam cairan sinovial. Konsentrasi obat maksimal pada cairan sinovial didapatkan dalam 2-4 jam setelah konsentrasi maksimal dalam plasma darah tercapai. Dua jam setelah konsentraasi maksimal dalam plasma darah tercapai, kadar diklofenak akan lebih tinggi di dalam cairan sinovial bila dibandingkan dengan yang ada pada plasma. sementara waktu paruh eliminasi dari cairan sinovial sekitar 3-6 jam. Waktu paruh 1-2 jam. Pemberian dosis berulang tiidak menyebabkan akumulasi.

Efek Samping pada umumnya Gangguan Lambung
Obat-obatan yang tergolong dalam AINS bekerja dengan cara menghambat sintesis prostaglandin. Prostaglandin sendiri ialah suatu senyawa dalam tubuh yang merupakan mediator nyeri, inflamasi, dan radang. Senyawa ini terbentuk dari asam arakidonat pada sel-sel tubuh dengan bantuan enzim cyclooxygenase (COX). Dengan penghambatan pada enzim COX, maka prostaglandin tidak akan terbentuk, dan radang ataupun nyeri dapat dikurangi.

Senyawa COX ini ada dua jenis, yaitu disebut COX-1 dan COX-2. Senyawa COX-1 selalu ada dalam tubuh secara normal. Senyawa COX-1 ini untuk membentuk prostaglandin yang dibutuhkan dalam proses matabolisme normal tubuh, antara lain memberikan efek perlindungan terhadap mukosa lambung. Sementara itu, COX-2 adalah enzim yang terbentuk hanya pada saat terjadi cedera ataupun perdanagan, yang menghasilkan prostaglandin yang menjadi mediator nyeri/radang.

Jadi, sebenarnya yang perlu dihambat hanyalah COX-2 saja yang berperan dalam peradangan, sedangkan COX-1 mestinya tetap dipertahankan. Tapi masalahnya, obat-obat AINS ini bekerja tidak selektif yaitu bisa menghambat COX-1 dan COX-2 sekaligus. Jadi ia bisa menghambat pembentukan prostaglandin pada peradangan, tetapi juga menghambat prostaglandin yang dibutuhkan untuk melindungi mukosa lambung. Itulah sebabnya, sehingga organ lambung sering terimbas juga mengalami gangguan.

Cara Mengatasi Efek Samping Gangguan Pada Lambung
Untuk mengatasi efek obat AINS terhadap lambung, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.
  • Pertama, sebaiknya dikonsumsi setelah makan untuk mengurangi efek sampingnya terhadap lambung.
  • Kedua, obat golongan AINS umumnya dalam bentuk bersalut selaput yang bertujuan mengurangi efeknya pada lambung, maka JANGAN DIKUNYAH ataupun DIGERUS.
  • Ketiga,  jika memang menyebabkan lambung perih atau sudah ada riwayat maag atau gangguan lambung sebelumnya, bisa diiringi penggunaannya dengan obat-obat yang menjaga lambung seperti antasid, golongan H2 bloker seperti simetidin atau ranitidin, golongan penghambat pompa proton seperti omeprazol atau lansoprazol, atau dengan sukralfat.

Nah, itu tadi ulasan tentang perbedaan kalium diklofenak dan natrium diklofenak. Silahkan simak infomasi seputar obat lainnya di Info Obat
Silahkan bagikan artikel ini ke teman-teman Anda!
Dr. Zuhdy
Dr. Zuhdy Aktif sebagai dokter umum di dunia nyata dan senang membagikan informasi kesehatan di dunia maya. Gabung Fans Page FB kami: Kedokteran dan Kesehatan

Post a Comment for "Perbedaan Obat Natrium Diklofenak dan Kalium Diklofenak"

<script async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js?client=ca-pub-2631650870646061" crossorigin="anonymous"></script> <!-- Iklan --> <ins class="adsbygoogle" style="display:block" data-ad-client="ca-pub-2631650870646061" data-ad-slot="9511910312" data-ad-format="auto" data-full-width-responsive="true"></ins> <script> (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({}); </script>