LATIHAN SOAL TES MASUK PPDS UROLOGI - KLIK INSTAL
Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

LATIHAN SOAL TES MASUK PPDS UROLOGI

Latihan Soal Tes Masuk PPDS Urologi Nomor 1. Tingkat Sedang — Lengkap dengan Kunci Jawaban dan Pembahasan

Soal 1

Seorang pasien laki-laki berusia 45 tahun datang ke IGD dengan keluhan nyeri kolik pinggang kanan yang menjalar hingga ke inguinal kanan sejak 3 jam yang lalu. Disertai mual dan muntah. Pada pemeriksaan fisik didapatkan nyeri ketok CVA kanan (+). Urinalisis menunjukkan eritrosit 10-15/LPB. Pemeriksaan penunjang awal apa yang paling tepat untuk menegakkan diagnosis definitif pada pasien ini?

A. Intravenous Pyelography (IVP)

B. USG Urologi

C. Non-Contrast CT Scan Abdomen (NCCT)

D. BNO-IVP

E. Retrograde Pyelography (RPG)



Kunci Jawaban: C. Non-Contrast CT Scan Abdomen (NCCT)

Pembahasan: NCCT abdomen saat ini dianggap sebagai gold standard untuk deteksi batu saluran kemih karena sensitivitas dan spesifisitasnya yang sangat tinggi (>95%), serta dapat mendeteksi batu radiolusen (seperti batu asam urat) yang tidak tampak pada foto polos abdomen (BNO).


Soal 2

Seorang pria 65 tahun datang dengan keluhan LUTS (Lower Urinary Tract Symptoms) berat. Skor IPSS (International Prostate Symptom Score) menunjukkan angka 24 (kategori berat). Pada colok dubur (DRE), teraba prostat membesar, konsistensi kenyal, simetris, dan sulcus medianus teraba datar. Obat lini pertama yang paling tepat untuk mengurangi keluhan obstruksi dinamik dalam jangka pendek adalah:

A. Inhibitor 5-alfa reduktase (Finasteride)

B. Alfa-1 bloker (Tamsulosin / Doxazosin)

C. Antagonis Reseptor Muskarinik

D. Inhibitor Phosphodiesterase-5 (Tadalafil)

E. Ekstrak Serenoa repens (Fitoterapi)



Kunci Jawaban: B. Alfa-1 bloker (Tamsulosin / Doxazosin)

Pembahasan: Alfa-1 bloker bekerja dengan merelaksasi otot polos pada stroma prostat dan leher buli-buli, sehingga mengurangi resistensi aliran urin dan memberikan perbaikan gejala LUTS secara cepat (dinamik). Inhibitor 5-alfa reduktase membutuhkan waktu bulanan untuk mengecilkan volume prostat.


Soal 3

Pemeriksaan penunjang penanda tumor (tumor marker) serum apakah yang paling spesifik dan sensitif digunakan dalam membantu diagnosis serta evaluasi terapi pada keganasan testis jenis non-seminoma germ cell tumor (NSGCT)?

A. CA 19-9 dan CEA

B. Alfa-fetoprotein (AFP), Beta-hCG, dan LDH

C. Prostate Specific Antigen (PSA) dan PAP

D. CA 125 dan HE4

E. Alkaline Phosphatase dan Calcitonin



Kunci Jawaban: B. Alfa-fetoprotein (AFP), Beta-hCG, dan LDH

Pembahasan: Tumor marker utama untuk germ cell tumor testis adalah AFP (diproduksi oleh yolk sac), Beta-hCG (diproduksi oleh komponen sinsitiotrofoblas), dan LDH sebagai marker beban tumor (tumor burden) serta prognosis.


Soal 4

Seorang anak laki-laki usia 3 tahun dibawa orang tuanya karena kantong skrotum kanan kosong sejak lahir. Pada pemeriksaan fisik, testis kanan tidak teraba di skrotum maupun di kanalis inguinalis. Langkah diagnostik dan penatalaksanaan awal yang paling tepat adalah:

A. Observasi hingga usia pubertas karena sering turun sendiri

B. USG abdomen dan pelvis segera untuk mencari letak testis

C. Rujukan untuk eksplorasi bedah / laparoskopi diagnostik setelah usia 6 bulan

D. Pemberian terapi hormon hCG dosis tinggi segera

E. Langsung melakukan orchidectomy kanan untuk mencegah keganasan



Kunci Jawaban: C. Rujukan untuk eksplorasi bedah / laparoskopi diagnostik setelah usia 6 bulan

Pembahasan: Kriptorkismus (Undescended Testis/UDT) yang tidak turun spontan hingga usia 6 bulan (adjusted age) jarang turun sendiri setelahnya. Penanganan definitif berupa orchiopeksi dianjurkan dilakukan pada usia 6-18 tahun untuk mencegah gangguan fertilitas dan risiko keganasan di kemudian hari.


Soal 5

Seorang pria 55 tahun datang dengan keluhan gross hematuria total tanpa nyeri (painless gross hematuria) sejak 2 minggu lalu. Pasien adalah seorang perokok berat dan bekerja di pabrik pengecatan selama 25 tahun. Diagnosis kerja apa yang paling harus dicurigai pada pasien ini?

A. Glomerulonefritis akut

B. Karsinoma sel transisional (Urothelial carcinoma) buli-buli

C. Batu buli-buli multipel

D. Benign Prostatic Hyperplasia (BPH) berdarah

E. Infeksi Saluran Kemih (ISK) komplikata



Kunci Jawaban: B. Karsinoma sel transisional (Urothelial carcinoma) buli-buli

Pembahasan: Painless gross hematuria pada pasien usia >50 tahun dengan faktor risiko merokok dan paparan zat kimia (pekerja pabrik cat/anilin) sangat curiga karsinoma urothelium buli-buli. Pemeriksaan penunjang utama berikutnya adalah sistoskopi dan CT urografi.


Soal 6

Seorang laki-laki 30 tahun mengalami trauma tumpul pada regio flank kiri akibat kecelakaan lalu lintas. Terdapat jejas di pinggang kiri dan gross hematuria. hemodinamik pasien stabil (tekanan darah 120/80 mmHg, nadi 80x/menit). Berdasarkan klasifikasi trauma ginjal organ injury scale (OIS) AAST, modalitas pencitraan standar untuk staging trauma ginjal pada pasien stabil adalah:

A. Foto polos abdomen (BNO)

B. USG FAST (Focused Assessment with Sonography in Trauma)

C. CT Scan abdomen dan pelvis dengan kontras (CT Urografi)

D. IVP darurat di IGD

E. MRI abdomen



Kunci Jawaban: C. CT Scan abdomen dan pelvis dengan kontras (CT Urografi)

Pembahasan: CT scan dengan kontras adalah gold standard pada pasien trauma ginjal stabil untuk menentukan derajat cedera (grade I-V), adanya ekstravasasi urin, cedera vaskular, dan viabilitas parenkim ginjal, yang memandu tata laksana konservatif atau operatif.


Soal 7

Manakah bakteri patogen yang paling sering menjadi penyebab utama infeksi saluran kemih (ISK) uncomplicated pada wanita usia reproduksi?

A. Pseudomonas aeruginosa

B. Proteus mirabilis

C. Escherichia coli

D. Klebsiella pneumoniae

E. Enterococcus faecalis



Kunci Jawaban: C. Escherichia coli

Pembahasan: Escherichia coli uropatogenik (UPEC) bertanggung jawab atas sekitar 75-90% kasus ISK uncomplicated. Bakteri ini berasal dari flora normal usus yang berkkolonisasi di area periuretra.


Soal 8

Seorang laki-laki 50 tahun mengeluh nyeri pada skrotum kanan yang timbul secara tiba-tiba 2 jam yang lalu saat bangun tidur, disertai mual. Pada pemeriksaan fisik didapatkan testis kanan letaknya lebih tinggi (high riding), posisi horizontal, dan refleks cremaster kanan hilang. Tes Prehn negatif. Diagnosis yang paling tepat adalah:

A. Epididimitis akut

B. Orchitis akut

C. Torsio testis

D. Hernia skrotalis strangulata

E. Hidrokel terinfeksi



Kunci Jawaban: C. Torsio testis

Pembahasan: Onset mendadak, high-riding testis, posisi horizontal, dan hilangnya refleks cremaster adalah tanda klasik torsio testis. Keadaan ini merupakan darurat urologi (surgical emergency) dengan golden period detorsi dalam waktu 6 jam untuk menyelamatkan viabilitas testis.


Soal 9

Penatalaksanaan lini pertama (first-line treatment) yang paling dianjurkan untuk batu ginjal dengan ukuran 8 mm di ureter proksimal (sepertiga atas ureter) adalah:

A. Open Ureterolithotomy

B. Extracorporeal Shock Wave Lithotripsy (ESWL) atau Ureterorenoscopy (URS)

C. Terapi medikamentosa ekspulsif (TME) saja seumur hidup

D. Percutaneous Nephrolithotomy (PCNL)

E. Pemasangan kateter ganda J (DJ stent) permanen



Kunci Jawaban: B. Extracorporeal Shock Wave Lithotripsy (ESWL) atau Ureterorenoscopy (URS)

Pembahasan: Untuk batu ureter proksimal ukuran <1-2 cm, pedoman EAU (European Association of Urology) merekomendasikan ESWL atau URS (terutama fleksibel URS atau rigid URS) sebagai pilihan utama terapi aktif.


Soal 10

Seorang pria 70 tahun datang dengan keluhan tidak bisa buang air kecil sejak 16 jam yang lalu, disertai nyeri perut bawah yang hebat dan buli-buli teraba penuh dan tegang. Tindakan emergensi urologi awal yang paling tepat dilakukan di IGD adalah:

A. Memberikan injeksi diuretik Furosemide intravena

B. Melakukan pungsi suprapubik atau pemasangan kateter uretra (kateterisasi)

C. Memberikan alfa-bloker dosis tinggi lalu menunggu spontan

D. Melakukan sistoskopi darurat segera

E. Melakukan TUR-P darurat malam ini juga



Kunci Jawaban: B. Melakukan pungsi suprapubik atau pemasangan kateter uretra (kateterisasi)

Pembahasan: Retensi urin akut adalah kegawatdaruratan urologi yang memerlukan dekompresi segera untuk mencegah kerusakan ginjal akut post-renal dan nyeri hebat, yaitu melalui pemasangan kateter uretra (Foley catheter). Jika terdapat kontraindikasi (misal trauma uretra), dilakukan sistostomi / pungsi suprapubik.


Dr. Zuhdy
Dr. Zuhdy Aktif sebagai dokter umum di dunia nyata dan senang membagikan informasi kesehatan di dunia maya. Gabung Fans Page FB kami: Kedokteran dan Kesehatan

Post a Comment for " LATIHAN SOAL TES MASUK PPDS UROLOGI "